Kemuliaan Hadirat Allah


Tampaknya kemuliaan TUHAN sebagai api yang menghanguskan di puncak gunung itu pada pemandangan orang Israel. Masuklah Musa ke tengah-tengah awan itu dengan mendaki gunung itu. Lalu tinggallah ia di atas gunung itu empat puluh hari dan empat puluh malam lamanya. (Keluaran 24:12-18)

Kemuliaan Allah sangat dahsyat. Alkitab menggambarkannya seperti api yang menghanguskan. Orang berdosa yang masuk ke dalam hadirat Allah untuk bertemu dengan Allah pastilah mati karena kemuliaan-Nya. Sungguh merupakan anugrah yang luar biasa jika saat ini kita justru diundang oleh Allah sendiri untuk masuk ke dalam hadirat-Nya untuk menikmati kasih-Nya tanpa rasa takut lagi. Allah mengundang kita setiap hari, bahkan setiap saat, kita boleh masuk ke dalam hadirat-Nya yang kudus. Allah tidak ingin kita membereskan masalah dosa kita seorang diri, karena dia tahu bahwa kita tidak akan mampu. Allah mengundang kita, manusia berdosa, untuk masuk ke dalam hadirat-Nya yang kudus, melihat segala kenajisan dosa kita, dan dengan anugrah Allah kita melawan setiap dosa kita.

Sudahkah kita datang ke hadirat Allah dengan gentar akan kekudusannya, namun juga dengan kerinduan untuk bertemu dengan Allah yang penuh kasih? Sudahkah kita membawa setiap permasalahan kita, dosa kita ke hadirat Allah yang kudus dan meminta kekuatan dari-Nya untuk menghadapinya? Sudahkan Anda masuk ke dalam hadirat-Nya hari ini? You are invited!!!

Happy monday… Have a nice day with God…

God bless…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: