Cerdik seperti ular, Tulus seperti Merpati???


Kmaren baru mulai baca buku lagi “Confession of a broken hearted” oleh Bill Crowder (mudah2an ga salah ingat judulnya), jadi kepikiran beberapa hal.

Pikiran manusia sangat2 kompleks dan bekerja dengan sangat cepat. Jika disalahkan maka pikiran manusia akan dengan sangat cepat mencari alasan supaya tidak disalahkan atau paling tidak dimaklumi kalau dia berbuat salah. Secara otomatis akan terpikir alasan-alasan yang masuk akal, bahkan jika itu tidak benar sekalipun.

Namun beda dengan orang Kristen. Orang Kristen karena sudah diajar bahwa berbohong itu dosa, maka kita pun mencari alasan lain yang tidak berbohong. Atau seperti yang saya katakan di atas, supaya dimaklumi kalau kita melakukan itu. Saya pun menyadari hal tersebut. Semakin pinter seseorang berpikir secara logis, semakin cepat juga dan semakin logis untuk mencari alasan.

Parahnya lagi, bukan hanya mencari alasan supaya tidak disalahkan orang lain, tapi juga sampai membohongi diri sendiri. Saat kita melakukan kesalahan yang bahkan tidak dilihat orang lain, terkadang pikiran kita langsung terpikirkan alasan2 yang masuk akal. Semakin dalam kita memikirkan hal itu, perasaan bersalah kita semakin berkurang dan akhirnya kita merasa “damai”. Kita membohongi hati nurani kita yang mempersalahkan kita melakukan hal tersebut. Dengan kata lain kita telah mendustai Roh Kudus yang mengingatkan kita.

Familiar denga kata2 “mendustai Roh Kudus”?
Kis 5:3 Tetapi Petrus berkata: "Ananias, mengapa hatimu dikuasai Iblis, sehingga engkau mendustai Roh Kudus dan menahan sebagian dari hasil penjualan tanah itu?

Dan kita semua tahu apa yang terjadi kemudian kepada Ananias. Apa bedanya dengan kita? Pada saat melakukan kesalahan dan diingatkan oleh orang lain maupun oleh hati nurani kita, jangan langsung terpikir untuk mencari alasan (walaupun kadang secara otomatis otak kita akan bekerja). Biarkan hati nurani kita terus menghakimi kita sampai kita hancur. Tapi ingat Tuhan Yesus berkata: “Marilah kepada-Ku yang letih, lesu, dan berbeban berat. Aku akan memberi kelegaan kepadamu“.

Kelegaan yang kita dapat seharusnya bukan dari pikiran kita yang mencoba untuk membenarkan perbuatan kita. Kelegaan yang sejati dan yang mengubahkan hanya berasal dari pengampunan dari Tuhan Yesus. Ingatlah bahwa Tuhan Yesus harus sampai mati di atas kayu salib untuk menghapus dosa kita itu.

Bagaimana dengan pikiran kita yang licik dan secara otomatis mencari alasan dengan kecepatan melebihi kecepatan cahaya?? (lebay mode ON)… Kita harus membiasakan diri untuk mengisi pikiran dengan Firman Tuhan. Sehingga waktu kita melakukan kesalahan, yang ada di pikiran kita bukan lagi mencari alasan, tetapi malah Firman Tuhan yang mengingatkan dan membawa kita kepada Kristus.

Kalau boleh mengutip dari sms Ko Jeffrey yang ada di blognya:
Kalau aja dosa gampang dihindari, mudah dilawan dan enteng untuk ditinggalkan, Yesus gak perlu disalib. Tiap hari kita betul-betul bergantung pada anugrah Tuhan untuk berhadapan dengan dosa. Just a simple prayer for all of us...God, help us today! Met kerja or kuliah :-)

Our mind is a very very very powerful tools, to create a greatest glory for God, or to make a great destruction to the human world.

Have a nice day…

2 responses to “Cerdik seperti ular, Tulus seperti Merpati???”

  1. Heri Kurniawan says :

    Betapa liciknya hati lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu: siapakah yang dapat mengetahuinya?
    Yer 17:9

    Hehehe..kalo pake licik ganti cerdik agaknya out of konteks sih, Ko…Hahaha!
    (Hidup O-I-A!)

    PS: Likes the Quote : Kalau aja dosa gampang dihindari, mudah dilawan dan enteng untuk ditinggalkan, Yesus gak perlu disalib. Tiap hari kita betul-betul bergantung pada anugrah Tuhan untuk berhadapan dengan dosa.

  2. ericwijaya says :

    hahaha… nda apa apa lah.. istilahnya begitu sihh…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: